Kamu termasuk orang yang sering tidak lancar alias belepotan ketika presentasi? Hal tersebut wajar kok.

Setiap orang pasti memiliki rasa takut, grogi atau minder ketika hendak presentasi di depan umum. Namun yang tidak wajar adalah ketika membiarkan perasaan tersebut menguasai sehingga merusak presentasimu.

Perasaan tersebut bisa muncul karena adanya pikiran negatif dari dalam diri. Seringkali merasa memiliki banyak kekurangan, tidak pintar, tidak berpengalaman dan takut jika nantinya gagal.

Sebenarnya ada beberapa cara untuk mengatasi hal tersebut dan menjadikan mu lebih lancar berbicara di depan publik, begini panduannya:

1. Harus menguasai materi

via kawankumagz
via kawankumagz

Orang yang ingin lancar presentasi pasti tau hal pertama yang dilakukan, materi. Harus sudah benar-benar siap, buat materi presentasi yang mudah untuk dipahami audiens. Selain itu kamu juga harus bisa menyampaikan materi dengan jelas & runtut. Karena sebagus apapun isi materi tapi kalau tak bisa menyampaikan dengan baik & benar pasti sulit untuk dipahami.

2. Membuat skrip

via kebudayaanindonesia.net
via kebudayaanindonesia.net

Fungsi dari skrip adalah sebagai panduan tentang apa saja yang bakal disampaikan, tulis sedetail mungkin karena ini adalah sekenario presentasi Anda.

Kamu juga bisa membuat skrip dalam bentuk point-point dengan menggunakan teknik mind mapping untuk presentasi.

3. Self Talk

via clarejosa.com
via clarejosa.com

Ketika kamu melakukan presentasi maka akan banyak sekali kalimat-kalimat yang melemahkan yang menari-nari di kepala.

Bagaimana jika gagal, bagaimana jika ditertawakan, bagaimana jika audiens tidak suka dan masih banyak lagi, hal-hal negatif berkumpul pada otak sehingga melemahkan kamu.

Maka yang harus dilakukan adalah self talk atau bicara pada diri sendiri dimulai dengan mengubah pertanyaan.

Bagaimana jika nanti presentasinya sukses?, bagaimana caranya supaya audiens suka dengan presentasi saya?, bagaimana caranya supaya audiens lebih mudah memahami.

Dengan begitu kamu akan termovitasi dan pikiran cenderung lebih positif.

4. Berdo’a

berdoa-baimTentu saja yang terakhir adalah berdo’a. Supaya diberi ketenangan, dimudahkan dan diberi kelancaran lisan ketika menyampaikan presentasi.

Dengan berdoa, berarti telah menyerahkan segala ikhtiar yang sudah kita persiapkan untuk selalu mendapat pertolongan. Dengan sikap berpasrah ini maka hati menjadi lebih tenang dan tidak ada beban ketika presentasi.

Incoming search terms: