Tahun 2016 tinggal hitungan hari lagi. Pekerja proyek berbahagia karena termin pembayaran akan segera cair menjelang tutup buku. Netizen bisa menghela nafas setelah setahun dihajar isu besar secara terus-menerus. Anehnya, netizen Indonesia gak pernah capai untuk terus bersuara di jagat daring. Bila energi bersuara di jagat daring dialihkan ke aktivitas fitness, kita bisa meyakini netizen Indonesia bakal bertransformasi secara otomatis menjadi seorang binaragawan.

Mari kita lihat ke belakang; isu-isu yang membuat geger, gempita, dan vital viral di Indonesia sepanjang 2016.

1. Januari 2016 – Dihebohkan kelompok Gafatar & Bom Sarinah

Bom Sarinah
Bom Sarinah

Awal tahun 2016 dimulai dengan rentetan bencana. Sebut saja; bom meledak di depan rumah dinas Ridwan Kamil, kumpulan orang pintar macam dokter yang pindah halauan jadi pengikut GAFATAR, dan bom di kafe Starbucks MH Thamrin Gedung Sarinah Jakarta yang diklaim oleh ISIS. Sayangnya warga Jakarta terlalu berani, ada ancaman teroris malah dijadikan ajang selfie. Hashtag #WeAreNotAfraid dan #KamiTidakTakut jadi begitu populer pada saat itu.

2. Februari 2016 – Munculnya Joey Alexander bocah Indonesia di ajang Grammy Award

Joy Alexander
via instagram.com/joeyalexandermusic

Februari pun dibuka dengan kabar duka. 17 orang pemuda meninggal di Yogyakarta karena menenggak miras oplosan. Pengen enak kok coba-coba, mbok yang pasti-pasti saja seperti ke Sarkem misalnya. Ngeteh sambil belanja kembang maksudnya. Ada juga pesawat latih TNI jenis Tucano yang jatuh dan menewaskan seorang wanita di Malang. Biasanya orang Indonesia berdoa supaya ketiban rejeki, kok malah ketiban pesawat.

Untungnya si cakep Rio Haryanto bisa jadi obat pelipur lara karena jadi pembalap Indonesia pertama yang bisa memasuki ajang F1. Netizen pun jadi makin kalem karena mendengar permainan piano dedek gemes Joey Alexander yang lolos nominasi Grammy Award.

3. Maret 2016 – Suhu bumi yang semakin panas kala itu

Bumi sangat panas
via washingtontimes.com

Maret adalah bulan yang menjengkelkan. Sedikit kejadian, tetapi banyak keributan. Soalnya orang-orang pada kepanasan akibat equinox matahari atau posisi matahari di atas garis khatulistiwa. Akibatnya suhu beberapa tempat di Indonesia naik hingga 40 derajat. Bukan waktu yang tepat untuk kelon atau pacaran karena bakal kena damprat gegara keringetan.

4. April 2016 – Demo di kampus biru UGM

Bulan April kembali dikuasai oleh berita dari Yogyakarta. Mahasiswa UGM mendemo rektornya sendiri. Lucunya rektor UGM bersikukuh kalau demo itu hanya simulasi. Ada yang bilang peserta demo mencapai 8000 orang! Pada bulan ini banyak juga orang-orang yang baper dan nyesel mutusin mantannya. Mereka mengirim meme dengan hashtag #dearmantan.

5. Mei 2016 – Pro kontra pemberian gelar pahlawan kepada alm. Soeharto

Soeharto
via nationalgeographic.co.id

Bulan Mei 2016 terlewati nyaris tanpa goncangan. Namun bukan netizen Indonesia namanya kalau tidak ada perdebatan yang bikin panas. Perdebatan bulan Mei diwarnai oleh Setya Novanto yang ingin Pak Soeharto menerima penghargaan sebagai pahlawan nasional. Banyak pihak yang kontra karena menganggap rezim Pak Harto penuh dengan korupsi dan pelanggaran HAM.

Pada bulan ini, Kepala Polisi RI juga mengeluarkan larangan orang sipil mengenakan baju bertuliskan “Turn Back Crime”. Turn Back Crime menjadi viral karena ada pak polisi ganteng yang memakainya ketika mengatasi bom Sarinah. Mau jadi idola kok gak boleh sih.

6. Juni 2016 – Simposium nasional

Simposium Nasional
via netmedia.co.id

Juni penuh keriuhan akibat simposium nasional ormas-ormas nasional yang takut akan kebangkitan PKI. Siapa lagi tokohnya kalau bukan Haji Lulung, Kholil Ridwan, Tri Sutrisno, dan Habib Rizieq. Lucunya dalam simposium ini tidak menghadirkan korban dan panitia tidak bersedia melakukan diskusi terbuka. Namanya juga ormas, hobinya asal marah.

Lanjutkan Membaca >