Baca Juga: 5 Politisi yang Janjinya Belum Ditepati hingga Kini, Masih Ingat?

Kini sudah memasuki 2017, entah perkara apalagi yang bakal meramaikan dunia politik Indonesia. Sebelum menebak-nebak alangkah baiknya kalau kita menengok ke belakang sejenak untuk mengamati perkara politik yang terjadi sepanjang 2016.

Tentu saja banyak perkara politik yang penuh kontroversi. Sebut saja reshuffle kabinet II. Di mana presiden Joko Widodo mendapat sejumlah kritikan dari berbagai kalangan.

Selain reshuffle tersebut setidaknya masih ada 4 topik politik lain yang menyita perhatian publik Indonesia. Berikut Moode.co himpun dari berbagai sumber, Kamis (5/1).

1. Pergantian Ketua DPR RI

Pelantikan Setya Novanto DPR RI
via Liputan6.com

Di awal tahun 2016 tepatnya tanggal 11 Januari, Ade Komarudin resmi dilantik sebagai Ketua DPR RI. Politikus dari partai Golkar ini ditunjuk untuk menggantikan Setya Novanto yang mundur karena terlibat kasus PT Freeport atau yang kala itu dikenal dengan istilah ‘Papa Minta Saham’. Namun, pada 30 November 2016 posisi ketua DPR RI kembali diberikan kepada Setya Novanto untuk sisa masa jabatan tahun 2014 – 2019.

2. Pergantian Kapolri RI

Jenderal Tito Karnivan
via kompas

Bulan Juni, isu pergantian Kapolri Jenderal (Pol) Badrodin haiti selalu merebak. Namun, pengganti Badrodin, Wakil Kepala Polri Komjen Pol. Budi Gunawan yang tersandung masalah penerimaan dugaan suap membuat dirinya menjadi tersangka lalu dianulir oleh hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam gugatan praperadilan.

Komjen Budi Gunawan
via DNAberita

Presiden pun menuai kritik dari aktivis antikorupsi untuk segera memutuskan. Akhirnya, pada 15 Juni 2016, Presiden Joko Widodo mengirim surat kepada DPR RI guna menunjuk Komjen Pol Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Badrodin Haiti yang bakal pensiun.

Langkah yang diambil Jokowi ini terbilang istimewa karena mematahkan tradisi senioritas di tubuh Polri. Jenderal Tito lebih dipilih ketimbang para seniornya bepangkat tiga bintang yang berjumlah 7 orang.

3. Reshuffle Kabinet Jilid II

Reshuffle Kabinet Jilid II
via detik

Pada 27 Juli 2016, Presiden Joko Widodo mengumumkan reshuffle Kabinet Kerja jilid II. Jokowi merombak posisi 12 menteri dan satu kepala badan. Perombakan kabinet jilid II ini pun menuai pro kontra baik dari kalangan politisi maupun masyarakat umum. Satu nama yang disesalkan adalah pergantian Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anis Baswedan. Reshuffle kabinet jilid II ini juga diduga sebagai bagi-bagi porsi kepada beberapa partai politik.

Lanjutkan Membaca >