Kacau kalau melihat tingkah anak SD jaman sekarang. Istilah “alay” yang dulu terkenal seantero Indonesia kini sudah bergeser menjadi “cabe-cabean”. Derasnya perubahan budaya dan teknologi lah yang mempengaruhi fenomena tersebut.

Akibatnya banyak perilaku anak-anak saat ini yang dinilai terlalu dini untuk dilakukan anak seusia mereka. Dengan kata lain, mereka seperti sudah ‘dewasa sejak dini’ dengan segala tingkah lakunya.

Nah, berikut ini adalah potret anak SD zaman dulu dan era sekarang:

1. Mulai dari permainan

sisi-permainan

Potret di atas kamu bisa menyimpulkan sendiri bahwa permainan anak SD jaman dulu itu lebih seru ketimbang era sekarang. Permanin tradisional seperti “petak umpet, kelereng, atau main layangan” yang kalau putus wajib dikejar sampai mampus karena menyangkut harga diri. Sungguh keseruan yang tiada duanya.

Bandingkan dengan era sekarang yang cuma menghasibakan duit karena harus bolak-balik ke warnet demi menamatkan sebuah game online dan tarif billing pun Rp 4.500,- sampai Rp 8.000,-/jam. Bener-bener menguras kantong, sadis gak tuh?

2. Gaya pacaran

gaya-pacaran

Anak SD jaman dulu boro-boro mau pacaran, deket cewek aja langsung minder alias masih malu-malu kucing. Bayangkan era sekarang cinta ditolak sudah nekat mau bunuh diri, waduh. Jangan keblinger ya!

3. Senengnya emang beda

bacaan-beda

Biasanya anak SD zaman dulu bacaannya majalah Bobo untuk laki-laki. Sedangkan kaum perempuan lebih suka mengoleksi kertas binder yang isinya profil temen sekelas.

Sementara kegaholan anak SD era sekarang lebih suka baca via gadget, hape, android dan sejenisnya, lalu update status di semua sosial media. Bahkan sudah tak sungkan kenalkan pacarnya.

Lanjutkan Membaca >

Incoming search terms: