Siapa yang tak tahu tentang kasus “kopi sianida”? Kasus yang mengingatkan kita tentang kematian Wayan Mirna Salihin. Kematian Mirna diduga akibat racun sianida yang tercampur di minumannya. Seperti yang diberitakan, dalam cangkir Mirna ditemukan sodium sianida dengan kadar 15 gram/L atau 15 mg/cc.

Dilansir Moode.co dari hellosehat.com, Selasa (7/2). Racun sianida bekerja dengan membuat tubuh tidak bisa menggunakan oksigen yang Anda butuhkan.

Selama ini, mungkin masyarakat mulai tahu racun sianida dari kasus Mirna, di mana korban Mirna keracunan akibat bubuk sianida yang sudah dicampur ke dalam kopinya.

Padahal, tanpa disadari, sebenarnya kita mungkin menghirup racun ini setiap hari, hanya saja berkadar rendah sehingga efeknya tak membahayakan. Dosis sianida yang berbahaya umumnya berkisar antara 50 dan 200 mg hidrogen sianida.

Berikut ini beberapa benda sehari-hari yang mungkin membuat Anda terpapar racun sianida:

  • Asap yang berasal dari kebakaran atau terbakarnya alat-alat sepert karet, plastik, dan sutera. Sianida yang digunakan untuk penelitian kimia, plastik sintetis, proses pengolahan logam, dan bahan industri.
  • Ada pun tanaman yang mengandung sianida seperti tanaman aprikot dan tanaman singkong.
  • Laetrile, komponen yang mengandung amygladin (bahan kimia yang ada di buah mentah, kacang-kacangan, dan tumbuhan) sudah sering digunakan untuk pengobatan kanker. Salah satu efek samping dari penggunaan laetrile ini adalah racun sianida. Sampai saat ini FDA (US Food and Drug Administration) tidak menyetujui penggunaan laetrile sebagai pengobatan kanker. Namun, di negara lain, di Meksiko misalnya, laetrile ini sudah digunakan sebagai pengobatan kanker dengan nama obat “laetrile/amygdalin”.
  • Asap rokok juga sumber sianida paling umum. Sianida secara natural terdapat pada tembakau. Darah para perokok bisa jadi mengandung sianida 2.5 kali lebih banyak daripada orang yang tidak merokok. Meskipun memang jumlah sianida dari tembakau ini tidak sampai meracuni Anda, tetapi untuk jangka panjang bisa membahayakan.

Lanjutkan Membaca >

Incoming search terms: