Baca: Berbagai Cerita Tentang Rumah Yang Dihuni Jin, Bikin Merinding!

Daya magis Gunung Merapi tak lekang oleh jaman. Status sebagai gunung berapi teraktif pun tak membuat pendaki mengendurkan semangatnya untuk mendaki.

Saat ini, mendaki Gunung Merapi diperingatkan hanya sampai base camp Pasar Bubrah saja. Sebab, kondisi jalur menuju puncak sangat terjal dan riskan terjadi longsor.

Namun tahukah kamu kalau tempat beresiko dan mematikan di Gunung Merapi tak cuma di Puncak Garuda atau yang saat ini dikenal dengan Puncak Tusuk Gigi, tempat di mana seorang pendaki bernama Eri Yunanto terjatuh ke kawah (2015).

Berikut tempat-tempat mematikan di Gunung Merapi di mana pendaki mesti ekstra hati-hati:

1. Pasar Bubrah

via instagram.com/harytrytantyo

Menurut cerita yang tersebar, tempat ini dikenal dengan pasar demit (setan), pasarnya para makhluk halus, yang dapat dirasakan tiap malam Jumat. Pada saat itu terdengar keramaian layaknya sebuah pasar malam.

Tapi yang membuat tempat ini berbahaya dan harus berhati-hati bukanlah cerita tersebut, melainkan longsoran pasir dan batu yang kerap terjadi.

Parahnya lagi, tempat ini dijadikan base camp para pendaki sebelum menuju puncak, sehingga bisa saja terjadi longsor sewaktu-waktu.

2. Puncak Garuda atau Puncak Tusuk Gigi

puncak tusuk gigi
instagram.com/erriyunanto

Pada tahun 2015 lalu, di sini pernah terjadi kecelakaan seorang pendaki dari Universitas Atmajaya Yogyakarta, Eri Yunanto (21) terjatuh ke dalam kawah Merapi hingga meninggal.

Sebuah foto memperlihatkan dia sedang duduk menggunakan topi hitam di Puncak Tusuk Gigi, sebelum kemudian dia terpleset jatuh ke dalam kawah.

Tempat tertinggi di Gunung Merapi ini memiliki medan yang sangat curam. Selain itu, lokasi puncak ini juga sempit dengan tanah yang labil dan batu pasir yang rawan longsor.

3. Jalur Pasar Bubrah ke puncak Merapi

Cuaca di Gunung Merapi yang begitu ekstrim ditambah jalur bebatuan dan berpasir, menjadi hal yang sangat berbahaya bagi pendaki. Longsor batu maupun pasir bisa terjadi kapan saja.

Pada Minggu (19/4) lalu, seorang pendaki asal Pati yang nekat mendaki ke Puncak Merapi terjatuh ketika menuruni jalur pendakian Merapi. Karena kurang hati-hati, korban Teguh (18) terpeleset dan berguling-guling hingga 20 meter di sekitar Pasar Bubrah.

Beruntung, teman korban bersama Tim Barameru langsung melakukan pertolongan. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit karena menderita luka retak. Demikian diwartakan Brilionet.