Para remaja | Galau, bimbang, atau gundah gulana ternyata problematika remaja yang sejak dulu sudah ada! 

Hanya saja, dulu adalah masa yang paling aman ketika hati sedang risau. Karena, kegalauan jaman dulu sangat jarang diumbar-umbar. Bahkan malu semisal kegalauan ketahuan oleh teman, saudara, dan orangtua.

“Dasar cowok nyebelin!” begitulah status kalau sedang kesal. Atau pasang photo galau di DP BBM. Itu lah kebiasaan anak jaman sekarang ketika galau melanda.

Terbilang aneh? Mungkin, galau kok diumbar. Ngarep dapet perhatian ya?! Dasar Jombie!

Beda halnya sama anak jaman dulu di mana ponsel gak bisa update status dan sosial media gak serame sekarang.

Asal kamu tau, para remaja jaman dulu kalau galau cenderung melampiaskan di sini nih.

1. Buku diari

via panmomo.com
via panmomo.com
Ini lah yang paling laris di toko buku. Mulai dari yang bentuknya sederhana, keren, bagus, hingga yang ada gemboknya. Masih ingat?? 

Biasanya remaja dulu kalau lagi galau pasti pelampiasannya ya di buku diari dengan menulis, “Dear diary, hari ini aku sedang kesal banget deh saat ngeliat dia makan rujak sama cewek lain di depan aku, rasanya ingin aku masukin tuh rujak ke kupingnya!” 

Kurang lebih seperti itulah isi curhatan yang biasanya ditulis oleh remaja dulu ketika galau melanda.

2. Kertas binder

kertas-binder

Selain buku diari, ada juga salah satu tempat curhat yang sering digunakan lagi. Binder, buat generasi 90an pasti akrab dengan benda yang satu ini. Binder biasanya dibawa oleh anak kuliahan, sebagai salah satu media untuk menulis apa yang disampaikan dosen di kelas. Tetapi, jaman dulu seringkali binder jadi tempat curhat layaknya buku diari.

3. Di kamar setel musik dengan volume keras

Foto: Guril Rismar Loa (@grismarloa)
Foto: Guril Rismar Loa (@grismarloa)
Sebelum eranya sosmed, biasanya kalau galau cukup masuk kamar dan setel musik keras-keras biar reda sakitnya hati. Yupz, karena musik bisa mengubah keadaan jadi lebih baik.

Kalau sekarang mah galau lewat musik aja diumbar, gak percaya? Kepoin aja temenmu yang lagi galau. Pasti status mendengarkan musik akan diperlihatkan via Path/medsos lainya.

4. Mengadu ke Tuhan

via tribunnews
via tribunnews
Tuhan adalah tempat curhat paling aman di dunia ini. Tuhan tidak pernah marah atau mengeluh bosan ketika kita curhat pada-Nya. 

Sesungguhnya Tuhan sangat suka bila hamba-Nya mengadu dan menumpahkan keluh kesah.

Namun manusianya saja yang sering lupa curhat pada Tuhan. Hanya di saat-saat genting yang sangat mendesak baru memilih curhat pada Tuhan. Uh manusia!

Kamu sendiri jaman dulu kalau galau lebih suka curhat di mana? Buku diari, binder, kamar, atau mengadu ke Tuhan?

Incoming search terms: