Baca Juga: Modus Dibalik Postingan Katakan Amin atau Like di Facebook, Sudah Tahu?

Apapun yang diposting di media sosial belum tentu sesuai dengan aslinya. Karena yang diposting di media sosial itu cuma sekilas dari kehidupan nyata seseorang.

Jadi, kalo ada orang yang masih menilai kehidupan seseorang melalui akun media sosialnya, atau bahkan cuma dari bio-nya, mending suruh ngomong aja sama tembok.

Disadari atau tidak, banyak orang sering melakukan kebohongan-kebohongan kecil di media sosial hanya untuk pencitraan diri dan sekadar cari perhatian. Nggak percaya? Ini bukti nyatanya:

1. Check in

via sarasaworld.blogspot.co.id
via sarasaworld.blogspot.co.id

Sering banget dilakukan sama remaja kebelet nge-hitss. Check in di cafe, bistro, atau restoran mewah, padahal mampir juga enggak dan cuma lewat.

2. Foto sok sahabatan

via instagram (kekinian2banget)
via instagram (kekinian2banget)

Kalo ini biasanya sih ciwi-ciwi paling sering. Foto sok sahabatan, selfie dengan mulut manyun, ketawa-ketawa manja di sebuah restoran mahal, peluk-pelukan, merem-merem, tau-tau ternyata habis itu saling ngomongin di belakang. Prettt~

3. Mengaku no filter, padahal difilter 1001 kali

via instagram (banyu.hangat)
via instagram (banyu.hangat)

Tujuan awalnya sebenarnya positif yaitu buat ngajak cewek untuk tidak keseringan pake filter kebanyakan. Tapi kenyataannya sekarang yang terjadi adalah no filter tapi sudah diedit pake 1001 aplikasi editan. Seperti camera 360, B612, PicsArt, dan sebagainya.

4. Update “So happy, thank you guys”

Sok-sokan nulis status “So happy! Thank you, guys!” sama foto bareng-bareng. Padahal pas ketemu cuma asik sendiri mainan media sosial.

5. No make up, eh ternyata dandan lengkap

chealse-islan
via beranda.co.id

Captionnya sih “No make up” tapi pake bulu mata palsu, pake maskara, pake eyeliner, pake gincu, pake BB cream, pake blush on, pake bedak. Terus yang kurang apa lagi ya?

Baca Juga: 6 Hal Ini Haram Kamu Posting di Facebook, Bisa Bahaya!

6. Fitur path, saya lagi bersama….

via hai-online
via hai-online

Update lagi sama orang ini, orang itu, tapi pas kumpul malah sibuk sama gadget-nya masing-masing. Ah, parah!

Jadi gimana? Mudahkan melakukan kebohongan di media sosial? Sekali lagi, hati-hati dalam milih informasi yang ada di timeline medsos. Ada baiknya ditelaah terlebih dahulu, jangan terlalu mudah percaya. Percaya saja pada yang Maha Kuasa bukan kepada kabar-kabar hoax yang bertebaran di sosial media.

Nb: *Foto artikel adalah ilustrasi, bukan pelaku sebenarnya*

Incoming search terms: